Posts Tagged ‘POeMs’

terima kasih cinta…

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags:

waktu kuterima lamaranmu buat memiliki hatiku sudah kuikrarkan hatiku buatmu, waktu kubiarkan kau lingkarkan tanganmu di pundakku sudah kulingkarkan harapku di hatimu, semoga kaupun tetap begitu

of having love…

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: ,

to read your name is like enchanting spell to hold your hand is like catching stars to heal your scent is like breathing roses to have your love is like … having everything..

sepotong senja untuk pacarku*

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: , ,

langit… katakan tentang rinduku yang mungkin jatuh di depan pintunya, tak sampai hinggap di hatinya bintang… isyaratkan padaku pelukan yang lupa jalan ke tempatnya berada, tak sampai ke tubuhnya supaya bisa kukirim lagi lain waktu… *teringat pada judul sebuah cerpen karya Seno Gumira Ajidarma dalam kumpulan berjudul sama, saya lupa tahun terbitnya

Yang Maha Pengasih…

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: ,

TUHAN itu sayang padamu, seperti juga padaku dan pada kecoa yang berkeliaran di pojok kamar mandimu atau laba-laba yang bertengger di sudut gudang kantormu TUHAN selalu memelukmu ketika kau menangis di sela-sela sujud panjangmu TUHAN itulah cinta yang tak kenal khianat DIA selalu ada walau kamu lupa

26 OKTOBER 2008 21:29

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: ,

Selarasnya bunyi adalah suaramu semerdunya lagu adalah senandungmu tentang aku seeloknya lukisan adalah kita berdua seindahnya dunia adalah ketika kau mencintaiku -ternyata rindu bisa berulang pada jam yang tepat sekali sama- also on pecel_lele.blogs.friendster.com

23 OKTOBER 2008 21:29

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: ,

duhai… kalau kau cinta aku katakan padaku supaya kutetap lelap dalam dekapmu kamu… kalau kau tak cinta aku katakan padaku supaya aku lenyap dalam senyap yang malam tawarkan… kamu yang tak pernah tau also on pecel_lele.blogs.friendster.com

memutuskan mencintaimu…

Posted: December 11, 2008 in poem a.k.a puisi
Tags: , ,

tahukah kamu cinta… tugas kita di dunia adalah menafsir gerak daun jatuh, menafsir tiap tetes embun yang menitik di lembar daun. bukankah pada tiap tangkap selalu ada yanng mungkin terlepas dari dekap? kita tak memilih acara, pada angin runcing dan warna musim kau juga akan terbiasa, nasib telah begitu tertib, pada lupa juga kita akan [...]