teLoR dadaR keju

bahan-bahan:

  1. telor ayam 1 butir
  2. bawang bombay (dipotong tipis-tipis) secukupnya
  3. tomat (dibelah trus dipotong tipis tipis) secukupnya
  4. cabe rawit ijo, sesuai selera..
  5. garam, sesuai selera
  6. lada, sesuai selera juga…
  7. keju kraft 1 lembar
  8. mentega (sebagi pengganti minyak goreng)

cara membuat:

  1. telor ayam dikocok sampai bercampur, lalu masukkan potongan bawang bombay, tomat, dan cabe rawit. kocok sampai tercampur. campurkan juga garam dan lada sesuai selera.
  2. panaskan mentega sampai cair.
  3. masukkan kocokan telur dan lebarkan.
  4. dalam keadaan telur setengah matang masukkan keju lalu lipat telur dadar hingga posisi keju ada di dalam telur dadar.
  5. goreng sampai telur berwarna kecoklatan dan berbau harum.
  6. sajikan hangat dengan saos cabe.

perhatian: biasanya sih saya bikin satu lembar keju ya buat satu butir telur, garam sama ladanya jangan banyk banyak soalny kan udah ada keju sama mentega..itu juga udah bikin asin. bawang bombay sama tomatnya juga bisa diganti ato ditambah pake yang lain.

…yummy….

KETIDAKPUASAN DAN KELUHAN

seorang teman sering bilang saya ini terlalu kontra sistem; tapi saya bukannya tak suka pada sistem yang berlaku. saya hanya sering jengah kalau ada sistem yang dibelok-belokkan atau mudahnya…sistem yang dilanggar dengan sengaja dan dengan tujuan keuntungan pribadi saja.

saya juga bukan orang yang sempurna taat pada sistem, tapi sejauh ini saya mencoba buat tak banyak merepotkan orang dengan ketakpuasan atau kepusingan saya itu. bagi saya sebetulnya hanya ada dua pilihan ketika kita tak puas pada keadaan di sekitar kita: 1) diam dan menerima; 2) bicara dan merubah. sebetulnya hanya dua pilihan itu yang tersedia buat kita yang banyak tak puas pada dunia.

lalu saya berpikir, dua pilihan yang saya buat itu ekstrim sekali nampaknya..tapi bagaimanapun juga itulah adanya.

1) diam dan menerima

memilih yang ini berarti suka atau tidak suka anda harus menerima. pilihan ini berlaku bagi mereka yang tak punya kuasa atauu tak mau buat merubah apa yang tak disukainya. mau tidak mau anda harus diam. kenapa? karena kalu anda bicara maka anda hanya merepotkan kami yang mendengar. anda yang tak suka kenapa kami yang harus repot? mungkin anda akan bilang: “lhoo…? saya kan tidak minta kalian merubahkan keadaan buat saya?” HAHAHA..kalau saya akan jawab: “kalau anda tak minta saya merubah maka anda diamlah.”

rekomendasi saya buat mereka yang tak puas tapi tak bisa berbuat apa-apa:mbok ya cobalah buat nrima..wong anda tak bisa apa-apa.

nomor ini tak berlaku buat wartawan.

2) bicara dan merubah

ya..sejatinya, bicara adalah bentuk perlawanan. lho? sepertinya saya jadi kontra dengan pernyataan saya sebelumnya ya? bukan begitu.. maksud saya, bicara disini bukan dalam bentuk keluhan, bicaralah atas nama banyak pihak, biacralah atas nama kerugian publik. bukan bicara karena anda pusing kepanasan sementara yang lain biasa saja. jika anda bicara bukan atas nama kerugian anda, bukan demi keuntungan anda..niscaya itu adalah sebuah pergerakan demi perubahan.

pembaca yang budiman…anda mungkin berpikir saya ini aneh. saya tidak menyalahkan anda yang memilih buat bicara walau tak punya kuasa buat merubah. tapi saya akan menyalahkan anda jika anda bicara atas nama kepentingan anda. kalau boleh mengutip kata-kata kawan saya maka: ‘orang seperti itu bukan orang yang akan kontra dan membangun sistem, tapi jenis orang yang akan selalu ‘kontra’ sistem karena sistem tidak menguntungkan dirinya.

ah..betapa banyak orang macam begini di dunia..bahkan mungkin saya dan anda juga bukan orang yang membangun sistem supaya dunia yang kita huni ini jadi semakin nyaman buat dihuni anak cucu kita.

sekali lagi jadilah wartawan bagi dunia kecil anda, berikanlah kritik dan saran pada dunia anda, lalu jadilah individu kecil yang memberi terang pada dunia yang akan dihuni anak cucu anda kelak.

bagaimanapun juga hal kecil yang kita sadari dan perbaiki akan memberi dampak besar bagi banyak orang di dunia kita ini. walaupun itu cuma mengangkat bangku dari satu ruang ke ruang lainnya dalam suatu jam perkuliahan atau ketika anda mau rapat di kantor anda.

mari saling memperbaiki, demi dunia kita dan anak cucu kita. demi Indonesia yang lebih baik.

NB: pusingmu bukan pusingku, jadi carilah obat sendiri; kalau kamu ga bisa cari obat sini bilang akan kucarikan; kalau kamu tak berani mita tolong ya udah..diem aja..gasah bikin orang laen pusing. yang laen juga sama capeknya…

10 Things I Hate about You

I hate the way you talk to me,

And the way you cut your hair.

I hate the way you drive my car,

I hate it when you stare.

I hate your big dumb combat boots

And the way you read my mind.

I hate you so much it makes me sick,

It even makes me rhyme.

I hate the way you’re always right,

I hate it when you lie.

I hate it when you make me laugh,

Even worse when you make me cry

I hate it when you’re not around,

And the fact that you didn’t call

But mostly I hate the way I don’t hate you,

Not even close…

Not even a little bit…

Not even at all.

taken from the movie 10 Things I Hate about You

nilai UN saya rata-rata 7; SAYA TIDAK BANGGA

pengalaman Ujian Nasional sudah berapa kali ya? yang jelas kalau sebagi peserta jelas cuma sekali. tapi sebagai pengajar entah sudah berapa kali. yang jelas saya sendiri tidak terlalu memperhatikan namanya, mau ujian akhir nasional kah..atau Ujian Nasional juga saya tak terlalu ambil pusing.

yang jelas saya agak khawatir pada lingkaran yang melingkupi Ujian Akhir di Indonesia ini. saya sendiri tidak tahu apakah hal ini juga berlaku dinegara lain. tapi yang jelas..jika bicara masalah pendidikan di Indonesia..saya agak sulit buat berbangga diri.

seakan sudah jadi rahasia umum bahwa nilai ujian nasional siswa baik tingkat dasar, maupun menengah (baik menengah pertama maupun menengah atas) nilai ujian nasional yang dicapai siswa itu bukan nilai yang sebenarnya..alias nilai hasil katrol guru. mungkin tidak semua siswa, tapi yang jelas bagi guru setiap siswa berhak atas nilai katrol dalam ujian nasionalnya. entah di mana yang salah, saya sendiri tak ingin mencari siapa yang salah. saya hanya menyesalkan, seperti saat ini, saat tulisan ini dibuat saya seperti merasakan sesak menggunung yang ingin meledak.

saya jadi tak lagi terlalu bangga dengan nilai ujian akhir saya yang selalu rata-rata tujuh sejak Sekolah Dasar. saya tak bisa lagi dengan bangga berkata NEM SMP saya 42,31 dari 6 mata pelajaran yang diujikan, karena saya tak tahu apakah nilai itu memang nilai saya atau ada satu atau dua atau tiga atau empat atau bahkan lima nilai hasil katrol karena nilai teman-teman saya juga perlu dikatrol sehingga mau tak mau nilai saya juga dapat jatah katrol. saya tak ragu pada kemampuan saya untuk mencapai nilai di atas rata-rata teman-teman sekolah saya yang lain, tapi saya ragu apakah memang benar setinggi itu? begitu pula saat bicara tentang nilai SMU. sekarang..ketika saya (pernah) menduduki jabatan guru, justru kebanggaan saya itu hilang.

memang sekarang tidak sedikit juga siswa yang tidak lulus ujian nasional tapi…semua orang seperti sepakat bahwa mereka yang tidak lulus adalah mereka yang nilainya sudah terlalu rendah buat dikatrol alias sudah tidak tertolong lagi.

kalau sudah begini, sebetulnya dimana letak pentingnya ujian nasional? dimana pentingnya masa belajar tiga atau enam tahun yang sudah ditempuh? atau…apa sebenarnya yang dilakukan guru dalam kelas sehari-hari? apa sebenarnya yang dilakukan siswa setiap hari?

dalam buku berjudul Dari KBK sampai MBS (2005), Romo Drost mantan Rektor IKIP Sanata Darma mengatakan bahwa Indonesia itu sebetulnya punya sistem pendidikan yang tak jelas mau dibawa kemana. dibilang berbasis kompetensi juga gurunya tak jelas kompetensinya. lebih jauh beliau mengatakan bahwa mahasiswa IKIP atau yang berminat jadi guru lahhh adalah mahasiswa kelas dua. kenapa kelas dua? menurut beliau karena nilai yang dibuutuhkan untuk menuju kesana juga tidak terlalu besar dan peminatnya tidak terlalu banyak. hal ini mungkin dikarenakan profesi guru bukan profesi dambaan orang tua sehingga siswa juga tidak dimotivasi oleh orang tua untuk jadi guru. kalau dati pengalaman saya bahkan mahasiswa UNJ yang dulunya IKIp sendiri sering berkata: “masuk UNJ ga harus jadi guru kok.” lalu apa kebanggaan jadi guru? saya sendiri tidak memungkiri kebenaran kata-kata tersebut, bahwa mahasiswa UNj atau universitas eks IKIP yang lain tak harus jadi guru, tapi…UNJ (dan universitas eks IKIP lainnya) jadi kehilangan jati dirinya..

lalu Indonesia punya lembaga apa yang memang serius untuk mencetak tenaga pendidik berkualitas? saya tidak bilang UNJ (dan universitas eks IKIP lainnya) tidak serius lagi, tapi yang jelas…(cobalah untuk jujur) universitas eks IKIP saat ini juga lebih banyak serius untuk mengembangkan jurusan non kependidikannya kan? tentu saja..mereka ini kan jurusan yang baru dibuka…

kalau sudah begini siapa yanng mau memperhatikan sumber daya pendidik kita? orang tua siswa? siswa? ah..mereka sudah pusing dengan biaya pendidikan yang seperti berlomba buat naik. sekolah? ahh..mereka sudah sibuk dengan mencapai standar internasional.

sebentar lagi mungkin akan banyak orang berminat menjadi guru, tapi jika ditilik lagi..tahukah anda kenapa? karena pemerintah menjanjikan honor minimal 5juta Rupiah untuk tenaga pengajar!! di tangan orang yang maju dengan jiwa oportunis atau motivasi honor setinggi langit, apakah siswa bisa jadi siswa yang mandiri? apakah siswa kita bisa jadi lebih siap menghadapi dunia perguruan tinggi?

bagi saya profesi guru sampai saat ini masih dianggap sebelah mata. semua orang mengakui bahwa guru atau tenaga pendidik adalah tenaga profesional selayaknya dokter atau pengacara atau akuntan, tapi coba anda lihat proses pembentukannya…di UNJ sendiri mereka yang lulus lebih cepat dianggap lebih pandai dari yang lulus lebih lama. saya bukan bela diri, saya sendiri lulus lama memang karena sayanya yang malas. tapi pendidikan tenaga profesional lain memakan waktu setidaknya tujuh tahun dengan dua tahun dihabiskan di lapangan. lihat profesi dokter..ada koas selama dua tahun, ada juga PTT, dalam jangka waktu tersebut mereka benar-benar menghadapi apa yang dihadapi dokter yang sudah bertahun-tahun di rumah sakit. begitu juga penggacara dan akuntan. tapi lihat guru..cuma satu semester dihabiskan untuk PPL alias Program Pengenalan Lapangan..ya ga heran kalau si guru ini akhirnya dengan teganya mengatrol nilai siswa di sekolahnya supaya bisa lulus.

jadi…jangan salahkan presiden kalau dia korupsi, salahkan gurunya waktu SD. kenapa? pilihan hidup itu didasari dari apa yang seseornag percayai sejak kecil, nilai-nilai dasar hidupnya itu nilai yang ditanamnkan saat ia sendiri masih belum bisa berpikir jernih.

jangan juga salahkan suami Cici Paramida kalau dia memilih buat menabrak istrinya saat ketauan selingkuh..coba korek dan ajak bicara beliau, tanya nilai yang dia percayai dalam sepanjang hidupnya..pasti ada yang melenceng..salaha siapa? saya tidak mencari kambing hitam, tapi jelas guru..sesuai namanya..punya andil.

saya masih menunggu saat UNJ, UPI, dan universitas eks IKIP lainnya kembali jadi IKIP…atau mungkin pulang ke pangkuan Universitas Indonesia sebagai Fakultas Kejuruan dan Ilmu Pendidikan, supaya yang terhormat para dosen yang akan menguji skripsi saya nanti bisa benar-benar berdiri, duduk, diam, tidur, makan, minum, ngobrol, membaca, menulis, dan meneliti..ranah pendidikan sahaja. semoga..amiiinnn…

ditulis dengan ketidaktahuan saya alasan kenapa IKIP Jakarta harus jadi UNJ dan kenapa juga lulusan Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jakarta harus jadi wirausaha sementara lulusan Sastra Jepang UI jadi pengajar Bahasa Inggris. sing bodo kuwi sopo? gurune opo muride?

Tahukah Kamu bahwa …

  1. Coca Cola dulu berwarna hijau.
  2. Dalam bahasa Inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama.
  3. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah.
  4. Setiap orang di USA punya 2 kartu kredit!
  5. TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard Anda.
  6. Perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki.
  7. Menahan nafas tidak akan membuatmu mati.
  8. Setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri.
  9. Kalau ada orang bilang ‘bless you’ setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali bersin, jantung berhenti  satu milisekon.
  10. Secara fisik, setiap babi tidak bisa melihat ke langit.
  11. Ucapkan “sixth sick sheik’s sixth sheep’s sick” beberapa kali. Nanti Anda akan mahir berbahasa Inggris!
  12. Bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan pembuluh darah di kepala atau leher dan mengakibatkan kematian.
  13. Setiap raja dalam kartu remi melambangkan raja-raja besar jaman dahulu kala :
    1. * raja sekop – Raja Daud
    2. * raja kriting – Alexander Agung
    3. * raja hati – Raja Charlemagne
    4. * raja wajik – Julius Caesar
  14. 111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987,654,321
  15. Kalau ada patung orang naik kuda dan dua kaki depan kuda itu naik di udara, itu tandanya orang itu mati dalam perang.
  16. Kalau kaki kudanya cuma satu yang diangkat berarti orang itu cuma terluka dalam perang.
  17. Kalau semua kaki kudanya menjejak tanah, berarti orang itu meninggal karena sakit.
  18. Apa persamaan rompi anti peluru, printer laser, tangga darurat dan wiper mobil ? Jawabannya: Semua ditemukan oleh perempuan!
  19. Satu-satunya makanan yang tidak bisa busuk? Jawaban : madu.
  20. Buaya nggak bisa melet lidah.
  21. Siput bisa tidur selama 3 tahun.
  22. Semua beruang kutub KIDAL !!
  23. American Airlines menghemat $40,000 tahun 1987 dengan cara mengurangi 1 buah olive dari setiap piring salad yang mereka sajikan untuk penumpang kelas 1.
  24. Indera perasa kupu-kupu ada di kaki.
  25. Gajah adalah satu-satunya hewan berkaki 4 yg tidak bisa lompat.
  26. Selama 4000 tahun belakangan ini, jenis hewan yang dipelihara di rumah cuma itu-itu saja.
  27. Rata-rata manusia lebih takut pada laba-laba daripada kematian.
  28. Shakespeare menemukan kata: “assassination” dan “bump”.
  29. Dengan menggunakan cara mengetik 10 jari, STEWARDESSES adalah kata terpanjang yang bisa diketik hanya dengan jari-jari tangan kiri.
  30. Semut selalu jatuh ke kanan setiap kali disemprot cairan anti hama.
  31. Kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi.
  32. Jantung manusia dapat menyemprotkan darah sejauh 30 kaki.
  33. Dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa punya lebih dari sejuta anak tikus!
  34. Memakai headphone selama satu jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 kali lipat!
  35. Pemantik ditemukan sebelum korek api.
  36. Setiap lipstik mengandung sisik ikan.
  37. Seperti sidik jari, lidah manusia pun mempunyai kontur yang berbeda-beda.
  38. Dan akhirnya, 90% orang yang baca tulisan ini pasti mencoba menjilat siku tangannya**.

tau ga..????

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2071004