Tuhan…
tolong beri saya sedikit kesempatan untuk menanam
menanam apa yang tak sempat tumbuh di dunia kecil saya saat ini
Tuhan, jika Engkau berkenan…
biarkan mimpi kami tumbuh, bertunas, berbunga, dan berbuah
Tuhan, hanya jika Engkau berkenan…
perkenankan saya memiliki setidaknya satu anak lakilaki sebagai pelindung saya dan yang terkasih di hari tua kami
pada masa kecilnya akan saya ajari menghargai wanita
akan saya ajari sakitnya tertolak
akan saya ajari bagaimana ibunya minta dihargai sebagai wanita agar kelak ia mengerti bagaimana memperlakukan wanita
akan saya ajari bagaimana memberikan yang terbaik bagi wanita tercinta tanpa membuatnya menderita
Tuhan, perkenankanlah ia … pangeran kecil dalam mimpi kami
agar kami ajari menjadi ayah yang bertanggung jawab pada anak dan keluarganya
agar kami ajari bahwa memberi mahar besar bukanlah kebanggaan
agar kami ajari bahwa anak wanita bukanlah barang untuk ditukar dengan harta
agar kami ajari bahwa Engkaulah satusatunya pemilik Yang Serba Memiliki
Tuhan, jika Engkau berkenan…
perkenankan hamba pada seorang putri yang akan menjaga kami di hari tua
yang akan mengiringi saudara lelakinya sampai pada mimpinya
yang akan tertawa pada kegembiraan saudara dan orang tuanya
yang akan turut menangis saat saudaranya bersedih
yang sanggup memberi kekuatan pada dunia di sekelilingnya
Tuhan, hanya jika Engkau berkenan
akan kami ajari ia bagaimana menjadi hambaMu yang baik
akan kami ajari bagaimana menjadi istri yang baik bagi suaminya
akan kami ajari bahwa wanita terbaik adalah yang tak menyulitkan lelakinya
akan kami ajari bahwa uang dan emas bukanlah kebahagiaan
akan kami ajari ia menjadi pelita
Tuhan, hanya jika Engkau berkenan…
ingin sekali saya tanam apa yang tak sempat saya tuai di dunia saya
yang tak sempat berbenih…
berterima kasih pada budi sekecil biji sawi
bersyukur pada nikmat sakit yang masih sudi Engkau berikan sebagai tanda Engkau masih menengok
memohon maaf ketika tak sengaja menginjak kaki adik
atau tersenyum penuh kasih sambil berkata: ‘Good job my son, u r really my sunshine.’
Tuhan, perkenankan hamba pada sebuah pinta
yang kecil namun begitu besar
yang besar sekaligus begitu kecil
wahai Engkau Yang Maha Menguasai…
biarkan kereta kami sampai pada stasiun terakhirnya
saat itu Engkau berkenan menutup mata kami, mengistirahatkan mimpi kami dalam sebuah tidur panjang tak bermimpi
Tuhan, mesinnya telah kami nyalakan
kami memohon Engkau sudi menyalakan lampu hijau di depan sana
supaya kereta kami bisa melaju
kami telah bersiap pada jalan berliku, naik turun, pemandangan indah, atau pemukiman kumuh di kanan kiri
bahkan rel yang anjlok atau jembatan yang putus di atas sungai
hanya jika lampu hijaumu menyala
redup pun tiada apa, karena kami mengerti kami tak cukup merawat lampu itu
tapi Tuhan…Engkaulah penentu..
perkenankanlah…
amin